~ Sketsa Terindah ~

Rabu, 12 November 2008


~ Sketsa Terindah ~


“Dia sudah berubah …..3 tahun sangat cepat baginya untuk berubah. Dia suka nonton band, jilbabnya jadi gaul. Aku ga’ tau kenapa dia berubah, yang ku baca dari FS nya, dia sekarang deket dengan aanak band. Aku jadi ga’ respect. Mungkin dia sekarang lagi mencari siapa dia yang sesungguhnya.

Aku heran … apa yang telah mengubahnya?? Dulu dia yang buat aku lebih tau dan pingin belajar agama. Tapi sekarang kok gitu yah?? Apakah idealisme bisa ditoleransi??
Aku ga’ tau sebenranya, untuk apa kita belajar, klo nantinya hanya untuk menuntut ilmu pengetahuan???Mungkin jiwanya masih bergejolak, masih banyak yang harus dia capai. Aku berdoa smoga dia tetap pada idealismenys yang dulu secara tertatih dan merangkak aku berusaha menirunya….


Dulu aku masih belepotan ngajinya, tanpa dia nyuruh ketika aku ingin pendekatan….aku mati-matian belajar ngaji. Dulu aku ga’ suka baca buku agama, tanpa dia perintah ketika aku pendekatan , aku borong banyak buku agama dan aku telan mentah-mentah. Aku jadi puasa sunah, dan tahajud……..Aku ga’ tau, kenapa ia terlihat begitu jauh dengan dirinya yang dulu?? Apakah hanya penilaianku saja??”


Secara bertubi, sahabatku mengirimkan uneg-unegnya dalam bentuk SMS. Tapi bukan pesan singkat lagi namanya...mengingat isinya yang sedemikian panjang...:).
Kami memang seringkali berbagi dalam beberapa hal. Entah hanya untuk sekedar mengurangi beban...atau mengharapkan adanya solusi-solusi terbaik atas problema yang sedang kami angkat.

Dan dari sekian banyak sms nya tersebut, hanya ada satu message balasan yang saya kirimkan...

” Wallohu ’alam.....mungkin Alloh ingin mengujimu....
Ingin meluruskan setiap jengkal perubahanmu...
Yakin Alloh tak ingin membiarkanmu ”hijrah” hanya karna ”mahluk”.
Sungguh....saya takjub akan ”goresan” Alloh terhadapmu....
Indah...sungguh saya dapat merasakan sentuhanNYa atas mu....”



Sungguh saat itu saya sangat merasakan rengkuhan Alloh terhadapnya, betapa Alloh ingin ia sadar akan ’niat’ hijrahnya yang tak sempurna. Bahwa Alloh ingin ia benar-benar ”hijrah” secara tulus dan bukan hanya karna wanita sholehah yang sedari dulu ia tahtakan di singgasana hatinya. Dan ketika kini ”bidadari hati’ nya telah berubah jauh di luar dugaannya, ia tetap exist dengan pola kebaikan yang sudah ia ciptakan sejak lama meski ia awali dengan ”niat” yang tak seharusnya. Iya dulu...”hijrah”nya memang karna ”wanita”...tapi kini Alloh telah mendekapnya dengan begitu erat, memoles ”niat” nya, agar setiap kebaikan yang ia semai kini tak sekedar ’debu’ yang tak bernilai sedikitpun. Sungguh saya telah menyaksikan ”sketsa” Alloh yang sedemikian indah & sempurna.

Dan....1 sms lagi ku terima darinya :

”Sungguh...sekarang aku merasa Alloh sayang banget denganku...
Alloh menguatkan....Alloh menjawab do’a-do’aku dengan caraNYa..
Dia tau yang terbaik untuk mahlukNya...”


Yups...benar sahabat........Bahwa setiap waktu, setiap saat, bahkan setiap detik, Alloh selalu menjaga kita dan melingkupi kita dengan sayangNya yang lebih besar dari siapapun juga. Alloh selalu menguatkan kita disaat kita begitu lemah, dan saat tak ada seorangpun yang mampu menuatkan hati kita. Alloh akan selalu menjawab do’a-do’a kita dengan memberikan setiap kebutuhan kita meski tak selalu yang kita inginkan. Dan Alloh tak akan pernah salah menetapkan segala sesuatunya atas kita, meski terkadang harus membuat kita tersedu sedan dalam tangis. Karna segala yang Ia tetapkan pastilah yang terbaik buat kita.

~ Yang Sempurna Dalam Ketidaksempurnaan ~

~Yang Sempurna Dalam Ketidaksempurnaan~


Malam menjelang tidur, kembali sebuah sms dari seorang sahabat membuatku merenung....”

”Kita hidup bukanlah mencari seseorang yang sempurna untuk kita cintai, namun kita belajar untuk mencintai orang yang tidak sempurna dengan sempurna.”
(Tari ~ Samarinda)

Kalimat yang begitu sederhana...tapi tidak sesederhana maknanya....
Ku eja..setiap kata-katanya dengan perlahan lalu ku coba untuk memahami maknanya.....
Dan....ada tetes-tetes yang tak terbendung dari tiap sudut mataku.........
Entah...oleh sebab apa aku harus menangis seketika itu.....
Yang pasti aku merasakan tamparan keras pada hatiku....

Hingga kini aku tetap menyakini bahwa segala sesuatu terjadi pasti dengan idzinNya...dan BUKAN tanpa maksud....

Kali ini Allah mengajariku satu hal melalui seorang teman...lewat sms nya tadi...
Bukan tanpa sebab Alloh menggerakkan jari ’ukhti”ku itu untuk mengirimkan sms tersebut,. Ia mengirim tanpa ada obrolan apapun tentang tema itu sblmnya...tidak satu jam yg lalu, tidak satu hari yang lalu, tidak satu minggu yang lalu, tidak pula satu tahun yang lalu.

Ketika di tanya mengapa ia mengirimkannya untuk saya...hanya satu kalimat sederhana yang diungkapkan olehnya : ”Ketika saya membacanya dari sebuah web muslim, saya langsung teringat ukhti..saya kutip dan saya simpan dalam draf sms...dan malam ini saya sms kan...hanya ke satu no. Tujuan...”

”Just it. ”

Percayakan anda?
Malam itu sebelum menerima sms dari nya, saya sedang asyik dan serius membuat konsepan rumah tangga yang ideal untuk saya di masa depan. Paling tidak untuk 3 tahun pertama di kehidupan kami ke depan. Saya mencoba membuat planing-planing ke depan.
Bagaimana saya, suami saya, keluarga besar kami, konsepan pendidikan anak-anak, aktifitas saya berikutnya dan bla...bla...bla...
Ya...saya sedang belajar bermimpi...dan lalu berikhtiar semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Saya merencanakannya sendiri...tanpa calon suami saya...mengapa???
Karna sampai kini ”dia” masih abstrak dan masih menjadi misteri bagi saya...:)
Mungkin bagi anda, saya melakukan hal yang sia-sia?? Atau mungkin lucu? Atau hanya membuang waktu saja ??.

Tapi bagi saya : tidak !!
Kehidupan sangat penting untuk direncanakan…jauh hari sebelumnya…..
Karna perencanaan adalah bagian dari kesuksesan…bukankah begitu ???
Dan malam itu Alloh langsung menegur saya lewat sebuah sms….
Anda tau kenapa ???

Karna saya mengharapkan kesempurnaan atas segala sesuatunya. Termasuk atas seseorang yang akan saya cintai di kemudian hari. Saat itu saya membuang jauh ”ketidaksempurnaan’. Meski saya sadar sepenuhnya : memang kita tidak akan menemukan mahlukNYA yang sempurna.

Malam itu juga, Alloh mengingatkan saya pada ketiga laki2 sholeh yang luar biasa. Mereka TIDAK SEMPURNA secara fisik, tapi akhlak, kesholehan dan perjuangan hidupnya membuat setiap orang berdecak kagum atasnya. Mereka adalah orang-orang yang dekat dengan saya. Teman sekaligus abang bagi saya. Saudara seiman yang sangat layak untuk ditauladani bagi saya dan juga siapapun juga.

Bukankah mereka layak untuk mendapatkan istri yang sempurna?. Jika kemudian satu dari sekian juta lelaki sholeh datang dan berniat untuk menggenapkan separuh agamanya. Tentu sangat tidak adil jika saya menolaknya hanya karna fisiknya yang TAK sempurna.Tapi menerimanya juga bukan perkara yang mudah. Butuh keberanian, butuh kesabaran, butuh kekuatan hati dan jiwa. Dan hanya wanita-wanita ”hebat ” yang sanggup dan Alloh pilih khusus untuknya.

Dan Alloh menegur saya untuk mulai belajar memahami, untuk bisa menyiapkan hati manakala kondisi itu dihadapkan pada saya. Saya juga harus berani membuat planning planing-planing alternatif sesuai kondisional dan capabilitas mereka.

Saya yakin setiap kita memahami bahwa Alloh menilai setiap kita bukan karna penampilan luarnya, tapi Alloh menilai pada hati kita. Sekali lagi tidak seharusnya fisik menjadi takaran bagi kita. Tapi setiap kita masih harus belajar ikhlas untuk menerima ketidaksempurnaan. Belajar ....iya...belajar.

Teringat salah seorang jamaah pengajian aa Gym. Jika tidak salah namanya ”Gun”. Beliau adalah seorang yang cacat fisik. Bahkan ia mengalami kesulitan berkomunikasi. Untuk pergi ke Darul tauhid beliau harus beberapa kali naik turun angkot dan tetap butuh gendongan orang lain. Tapi itu smua tak menyurutkan motivasi nya untuk berburu majlis ilmu. Ikhlas menjalani hidup begitulah sosoknya. Kini Gun telah mendapatkan bidadari dunianya. Seorang akhwat sholeha dan sempurna kini slalu mendampinginya dalam suka dan duka bersama mengarungi samudra kehidupan. Itulah anugrah yang Alloh berikan untuknya.

Satu lagi. Pasti kita semua mengenalnya : Ucok Ali Baba. Seorang entertaint yang juga cacat secara fisik. Tapi memiliki istri yang sempurna.

Istri Gun dan juga istri Ucok adalah wanita-wanita luar biasa yang mampu menyintai laki-laki yang tidak sempurna dengan cara yang sngat sempurna.

Belajar menerima dan memahami...mungkin hanya itu kata-kata yang terbaik untuk saya dan juga anda saat ini. Belajar mencintai segala sesuatu yang tak sempurna dengan sempurna.


November, 2008
Penghujung malam
Ketika hati masih sulit menerima ketidaksempurnaan jiwa

~ Ritme kehidupan ~

Selasa, 04 November 2008


~ Ritme Kehidupan ~

Aku berjalan menapaki waktu yang tersisa....
Mengikuti lika-liku kehidupan, tanpa tau di titik mana pemberhentian akhirku...
Aku hanya terus berjalan mengikuti putaran waktu...
Mengikuti ritme dari dawai kehidupan yang slalu terdendangkan...
Meski kadang harus dengan langkah yang terseok...
Meski kadang harus tertatih penuh letih...

Dan dalam jeda nafas seringkali beribu rasa menggelayuti hati...
Berat semakin berat ketika membebani diri dengan setumpuk masalah...
Lemah dan semakin lemah ketika harus tetap kokoh berdiri saat terhantam problema...
Rapuh semakin rapuh jiwa ini manakala seringkali tersirami kemaksiatan hati..
Hingga energi hati itu hampir tak tersisa.......

Saat begitu...sungguh aku hanya berharap pada Dzat Mu yang maha rahman...
Hanya kekuatan dari sisiMu yang ku harapkan...
Hanya pertolonganMu yang membuatku tetap tegar berdiri hingga kini....

Dan lalu ......
Aku tetap Mencari puncak Cinta-Mu..
Meski tak mudah untuk mendakinya...
Tapi tetap jua ku jalani....
Karna Menapaki hari tanpa cinta-Mu…
Bagai ikan yang hidup tanpa air.....
Perih…sakit…dan pasti tak kan lama bertahan……

Tapi sungguh seringkali ketika aku terus mencoba berlayar di samudra kehidupan ini.. yang ku dapati hanya lah luasnya cinta & karuniaMu yang tak bertepi...


” Ya Alloh ....tolonglah aku untuk tetap dapat mengingatMu.....untuk tetap dapat lalu mensyukuri segala nikmatMu dan agar slalu dapat beribadah secara baik kepadaMu...”


Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya
sia-sia ....
Alloh tau betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.....
Alloh sudah menghitung air matamu.......
Jika kau fikir hidup sedang menunggu dan waktu serasa berlalu begitu saja....
Alloh sedang menunggu bersamaMu.......

~ANUGRAH ~

Selasa, 28 Oktober 2008


“Nak, coba lihat jam dinding kita….,Ehm..jarum pendeknya menunjuk ke angka sembilan yah...?Ehm...waktunya kita sholat dhuha nih”

”Horeee!!!...ke mushola!!!”

”Nak jika kita sholat dhuha Alloh akan membangunkan istana di syurga buat kita...., siapa yang mau dapat istana di syurga???”

”sayaaaaaa!!!!”. Semua anak mengacung jari tanpa terkecuali...

Anak-anak begitu semangat,...jam9 pagi itu tandanya mereka bisa keluar kelas, berjalan-jalan menuju mushola komplek yang jaraknya hanya 150 m dari sekolah, sesuatu yang menyenangkan bagi mereka.

”Eits....sebelum keluar kelas....baca do’a apa dulu Nak??”

”Bepergiaan!!!”

”Do’a berpergian”

”Bismillahi tawakaltu ’alallah lahaula wala quwwata illabillahi...”

”Ingat nanti sebelum masuk mushola...baca doa apa??”

“Do’a masuk masjid!!!”

“Yang masuk kaki kanan atau kaki kiri dulu??”

”kanaaaaan”

”Trus keluarnya???”

”kiri duluuuu”

”Ehm....anak-anak ibu hebat!!! Sholeh-sholeha semua”

”Yuk...sekarang kita berangkat...siapkan sandalnya masing-masing yah.., Istait!!!”

”Siap Allohu Akbarr!!!!!!”

Dan sejenak kemudian pasukan kecil itu sudah tiba di mushola...

Tepuk wudhu..!!!

Baca basmallah sambil cuci tangan…

Kumur-kumur basuh hidung cuci muka…

Tangan sampai siku, kepala dan telinga..

Tak lupa cuci kaki lalu do’a…

Asyahadu Alla Illa....dst...

”Ibuuu!!! Baju kakak basah....”

Yang ini namanya syifa, anak paling imoet, dan manjaa bgt. Ia slalu menyebutkan dirinya : kakak, karna adik bayinya baru saja lahir beberapa bulan yang lalu. Hari ini ia memakai baju kodok (baju model sambung celana dan rompi atas, klo make dalam nya harus pake t-shirth ,yang ada satu koceknya pas di bagian dada, tau kan??), bagaimana bajunya ga’basah..karna pas dia wudhu, kocek depannya diisi air, maklum lah belum bisa bedaain bahan2 mana aja yang anti air...:)

”Nak, kocek depannya ga sama dengan kantong plastik, ga sama juga dengan gayung, jadi ga bisa nampung air...makanya baju kakak jadi basah begitu...”

Trus dengan lugunya dan sambil meringis ia katakan :” ooooo...ga’ boleh diisi air yah??, jadi basah deh”

”Iya sayaaaaang”.

Ehm....aku tetap berusaha menahan tawa dihadapannya, meski hati tertawa penuh arti...Ia tak sama sekali mengeluh dengan bajunya yang tentu saja kini menjadikan suhu tubuhnya lebih dingin..

Dan tentu saja , harus segera membawanya kembali ke sekolah, mengganti dengan baju ganti yang selalu dibawa di tasnya.

Dan ketika smuanya telah berwudhu, pasukan kecilku menunaikan dhuhanya...

Ada yang serius, ada yang sembari bercanda dengan teman di kanan-kirinya, ada yang sembari duduk tapi paling lengking bacaan sholatnya....ada yang sambil jahilin temannya tapi bacaannya paling pas...ada si kinestetik yang tak sama sekali bisa berdiam diri...bergerak dan terus bergerak....,

Namanya juga anak TK...kita tak sama sekali boleh memaksa...hanya memberikan pengertian atas sgala sesuatu yang seharusnya tak dilakukannya atau yang seharusnya ia lakukan..Just it..selebihnya mengarahkan dan membimbing mereka.

Setelah dhuha adalah saat2 yang paling membahagiakan bagi anak-anak.....: makan bersama, tentu saja dengan bekalannya masing-masing.

Dan do’a yang paling banyak mereka hafal adalah doa sebelum makan. Coz what??? Karna jika mereka belum baca doa itu, belum boleh makan!!! J

Saat-saat begini, sangat efektif untuk menanamkan sikap dermawannya.

”Nak, siapa yang ingin dapat pahala banyak??? Yang ingin masuk syurga ?

Yang ingin masuk syurga, boleh bagi-bagi bekalnya dengan temannya yah....

”Ntar, di syurga kita bisa dapat kue buanyaaaak, buah-buahan buanyak ...truss mau apa aja ada...., mau kan Nak??”

”Bu...di syurga ada es krim ga’?”

“Insya Alloh ada“

“ada pizza ga’??“

“Smuanya ada nak...insya Alloh..”

“Tapi ga’ semua orang boleh masuk syurga loh.. ada syarat Nak...”

“Apa Bu, syaratnya..?”

“Apa coba??”

“Cuma satu syaratnya, anak-anak ibu harus sholeh dan sholeha..., gampang kan Nak?”

“Ooooooooo”

Mereka sudah mulai mengerti bagaimana untuk menjadi sholeh...krna setiap hari ada tepuk anak sholeh..mereka bahkan sudah hafal mati karna terlalu sering terdengar.

Hanya saja tentu tak sekedar hafal...guru dan orang tua harus membantu mengarahkan agar bisa mereka tak sekedar hafal...tapi sekaligus mengamalkannya, bukan saja hanya di sekolah tapi juga di rumah dan lingkunganya.

Ehm...itulah dunia anak yang ku temukan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-KARIMA.

Dunia yang menjadikan ku semakin jatuh cinta pada profesiku,

Setiap detik, setiap waktu ada banyak inspirasi kehidupan dari mereka.

Setiap moment mereka selalu mengajarkan banyak hal...

Setiap keceriaannya mampu memompa setiap inchi hamasah dalam jiwa...

Sungguh ....kebersamaan dengan mereka merupakan salah

satu anugrah terindah dariNYA....

I love it...very..very...very love it....

Ketika Mas gagah pergi


Ketika mas Gagah pergi

Ahad, 3 Agustus 2008Akhirnya mas yudi mengakhiri masa lajangnya di usianya yang ke 25.
Mas ku yang ‘lawar” dan manis itu () sukses mempersunting wanita pilihannya, yang tak lain adalah adik tingkat saya waktu SD dulu…(yah..naik tingkat deh..)
Seorang bidan (melahirkan gratis dunk..: memang ada bidan melahirkan sendiri..:)?)

Barokallah deh mas.....moga langgeng....plus jadi suami-istri dunia akhirat......
Meski bahagia berkumandang di seluruh penjuru jiwaku...
Tapi ada sedih juga yang menerjang...coz what?? Rumah kita jadi sepi deh...(kamar sebelah jadi kosong ...). Klo malem, Ga’ da body guard yang siap nganter& jemput lagi. Trus ga’ da acara sharing-sharing lagi dunk di kamar kita.
Hiks...hiks..hiks...
Selamat jalan Mas Gagah tercinta....
Eh...maksudnya....”Selamat menempuh hidup baru Mas Yudi tercinta...”

~ Cinta Lagi ~

Sabtu, 25 Oktober 2008

.~ .Cinta seorang wanita ~

Kulitnya hitam.Wajahnya jelek. Usianya tua.Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu,hampir saja ia percaya kalau ia berada di rmh hantu. Lelaki kaya& tampan itu sejenak ragu lagi. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada niat nya. Ia sudahmemutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya. Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yg sudah lama kutabung, pakailah ini untk mencari wanita idamanmu,aku hanya perlu status bahwa aku pernah menikah & menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi."

Semua orang heran.Keluarga itu tetap harmoni sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka kemudian dikaruniai anak-anak dgn kecantikan dan ketampanan yg luar biasa.Bertahun- tahun kemudian orang-orang
menanyakan rahasia ini kepadanya. Lelaki itu menjawab, "Aku memutuskan untk mencintainya. Aku berusaha melakukan yg terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yg bisa ia lakukan untukku.Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam& wajah buruknya dalam kesadaranku. Yg kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik."

Begitulah cinta ketika ia terurai jadi laku. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati…terkembang dalam kata…terurai dalam laku…
Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yg lemah dan tak berdaya. Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yg disertai kepalsuan dan tidak nyata… Kalau cinta sudah terurai jadi laku, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam laku. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya
integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.

Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pencinta sejati disini adalah memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dihasilkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yg terus menerus melahirkan kebaikan dari cinta tanpa henti. Cinta yg tak terurai jadi laku adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.

Tidak mudah memang menemukan cinta yg ini.
Tapi harus begitulah cinta,
seperti kata Imam Syafii,
"Kalau sudah pasti ada cinta di sisimu Semua kan jadi mudah,
Dan semua yang ada di atas tanah, Hanyalah tanah jua."


***

(Dari seorang teman..)

~ About Its...~



~ About it's ~

Cinta itu..
Makin kau kejar, makin ia menghindar,
tapi bila kau biarkan ia terbang,
ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu,
tapi sering pula ia menyakiti.
Tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya.......
So..tenang tenang saja jangan terburu-buru hingga kau bisa memilih yang terbaik.
Bagi Anda yang RAGU - RAGU DENGAN PERNIKAHAN
Cinta bukanlah perkara menjadi "ORANG SEMPURNA"nya seseorang.
Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu sempurna.
Bagi Anda yang TIPE PLAYBOY ato PLAYGIRL
Jangan katakan "AKU CINTA PADAMU" bila kau tidak benar-benar peduli padanya.
Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu, bila tidak benar - benar adanya.
Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hatinya.
Jangan menatap ke dalam matanya bila apa yang kau katakan cuma DUSTA.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau sama sekali tidak berniat untuk menerimanya saat ia terjatuh......
Bagi Anda yang SUDAH MENIKAH
Kalau Cinta jangan katakan, "INI SALAHMU!"....
Tapi, "Maafkan aku ya??
Bukan "KAU DIMANA?!" ...
Melainkan "AKU DISINI,KENAPA?"
Bukan "KOK BISA SIH KAMU BEGITU ?" ...
Tapi, "AKU MENGERTI "
Dan bukan "COBA, SEANDAINYA KAMU...."
Akan tetapi, "TERIMA KASIH YA, KAMU BEGITU...."
Bagi Anda yang PATAH HATI
Sakit karena patah hati akan bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya
Bagi Anda yang BELUM PERNAH JATUH CINTA
Bagaimana kalau jatuh cinta:
Mau jatuh, jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "NGOTOT" ...
Berbagilah dan jangan sekali - kali tidak fair.
Berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,siap - siaplah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.
Bagi Anda yang INGIN MENGUASAI
Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia bersamamu..
Bagi Anda yang TAKUT MENGAKUI
Cinta menyakitkan bila kamu putuskan hubungan dengan seseorang.
Malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.
Tapi, cinta paling menyakitkan bila orang yang kamu cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya?
Bagi Anda yang MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI
Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kamu bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya kamu menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu.
Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang pun ia sudah tak layak, maka 10 tahun dari sekarang pun ia juga tak akan layak.maka biarkan ia pergi dan lupakan.
Dari: SUSILOWANI / ODE BOOOO